Memeluk Laut Terbakar Api
aku memeluk laut biru
mencengkeram dan mengangkangi
tapi aneh aku terbakar api
kulitku mengelupas
ototku hitam legam arang
rontok menjadi abu kelabu
aku berderai-derai
jantungku meleset menohok matahari
hatiku menukik membelah bumi
otakku semburat menghambur angin
darahku muncrat mengelap debu
tulangku terurai menerjang badai
kini jiwaku bebas tak bertepi
lepas menumpas riuhnya sepi
aku berkelana melintas batas dimensi
Gresik ’08
Mohammad Nurfatoni
About this entry
You’re currently reading “Memeluk Laut Terbakar Api,” an entry on Pojok Hati
- Telah Diterbitkan:
- Juni 3, 2011 / 6:37 am
- Kategori:
- Ketuhanan, Puisi Citra Diri, Sajak, Spiritualitas
- Kaitkata:
- Puisi, Puisi Sufistik, Sajak
No comments yet
Langsung ke formulir komentar | comment rss [?] | trackback uri [?]