Hijrahmu, Rinduku

Tak terbayangkan olehku

getir yang menyelimutimu

di hari-hari penuh pilu

ketika musuh-musuh memburumu

kau tawarkan iman

dijawab dengan cacian

kau bawa kedamaian

disambut dengan siksaan

pedih yang tak tertahan

menimpa sahabat sekawan

nabi dan sahabat yang terancam

hidup umat kian mencekam

dulu terboikot kerabat Quraisy

ke negeri Thaif pun terusir

di tanah kelahiran tergenjet

ruang dakwah jadi mepet

kau cari tanah perlindungan

Allah memberi jawaban

tanah Yatsrib penuh harapan

berkibar-kibar menunggu tuan

perjalanan mengendap-endap

kuatir musuh datang menyekap

padahal jarak tidaklah dekat

Mekkah – Madinah teramat penat

hati muhajir sedang berdesir

meski begitu tak usah kuatir

kaum anshar sedang bersyair

menunggu kawan sedang terusir

hijrahmu adalah perjuanganmu

juga pengorbananmu

menjadi inspirasiku

selalu terindu olehku

Surabaya, 8 Muharram 1429

Mohammad Nurfatoni


About this entry