Berkelana Menemukan CintaMu

1

Perkenalanku denganMu memang dipaksakan keadaan

turun-temurun mewaris dalam garis keturunan

tak ada tanya penuh selidik apalagi pemberontakan

semua harus diterima meski akal dalam tekanan

 

dibilang Kau ada tapi aku tak pernah berjumpa

bertahun-tahun aku mencari dalam kelana

tak ada jawab bagi jiwaku yang merana

di mana kini Kau sedang berada

 

saling silang jawab yang pernah kudapat

katanya Kau ada di atas Arsy sana

di langit yang bertingkat-tingkat

duduk sendiri di singgahsana

 

bolehkah aku bertanya

dalam kesendirian di sana

menjauh dari ciptaan

apakah Kau tak kesepian

 

ada pula jawab, Kau lebih dekat dari urat

melekat dalam tubuh yang mendekat

dan bolehkah aku bertanya lagi

apakah Kau menyatu dalam diri ini

 

ada lagi jawab, Kau ada dimana-mana

sejauh pandang tertahan di situ Kau berada

lantas aku pun bertanya juga

apakah Kau menjelma semesta

 

2

Orang-orang pada terbelalak

atas tanyaku yang dikata galak

Tuhan kok ditanya-tanya

bisa kualat dibuatNya

 

tapi itulah dorongan jiwaku

oleh rasa rinduku padaMu

bagaimana aku menyembah

sesuatu yang tak terjamah

 

padahal aku ingin berjumpa

dengan Tuhan yang mencipta

berdialog dan bercengkrama

mengutarakan rasa cinta

 

3

Sampai suatu waktu aku terperanjat

oleh ungkapan yang mencegat

dari uraian suatu ayat

bahwa tiada satu pun serupa Dzat

 

bagaimana aku bisa melihat Dzat

jika mataku penuh tipu muslihat

terhadap celupan bening tongkat

mataku sudah jatuh terpeleset

 

maka seperti Musa yang berhasrat

melihat Dzat secara kasat

dia pun akhirnya terjerembab

dalam ruang nisbi tanpa jawab

 

Dzat yang tak terpagar ruang dan waktu

bagaimana tertangkap oleh yang serba semu

maka jika ingin bertemu

tanggalkan jubah akal itu

 

jangan melihat Dzat dengan mata akal

tapi lihatlah Dia dengan mata hati

hati yang bersih penuh bekal

ikhlas dan rendah hati

 

4

Tuhan tercinta, penuh cinta

cintaNya meluas ke segala penjuru

tanpa batas bagi semua cipta

menerobos jiwa-jiwa penuh haru

 

maka raihlah cintaNya pada yang dicinta

Dia sangat pencinta para tuna kuasa

yang miskin lagi dinista

tersingkir dari lingkar tahta

 

kasihlah makan pada mereka

maka Dia akan mencinta kita

berilah kelayakan pada mereka

maka Dia akan memberkati kita

 

oh Tuhan jika aku harus bercumbu

tak harus jauh ke langit bershaf tujuh

sebab Kau ada di bumi kuberpijak

tempat segala makhluk bergerak

 

Kau bersama mereka yang terdesak

Kau bersama mereka yang terdepak

Kau bersama mereka yang kesulitan

Kau Tuhan bagi yang lemah dan dilemahkan

 

Sidojangkung, Januari 2008

Mohammad Nurfatoni 


About this entry